Menu Close

Dr Rina Herlina, S.Sos.,M.Si memberikan “Sosialisasi Pos Pelayanan Terpadu (PPT) bagi kelompok Gerakan Sayang Ibu dan Bayi (GSIB)” di Pendhapa Kelurahan Kepatihan Wetan

Hari Rabu Tanggal 31 Juli 2019 bertempat di Pendhapa Kelurahan Kepatihan Wetan Kota Surakarta, Dr. Rina Herlina Haryanti, S.Sos, M.Si anggota Pusat Penelitian Kependudukan dan Gender LPPM UNS melakukan sosialisasi tentang Fungsi Kelembagaan Gerakan Sayang Ibu dan Bayi (GSIB) dalam Penanganan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di depan 54 perwakilan pengurus GSIB Kelurahan se Kota Surakarta. Mengusung Tema Baby Blues, GSIB dan Penanganan Kekerasan Pada Perempuan dan Anak beliau mengatakan masyarakat perlu ditingkatkan pengetahuannya tentang bagaimana menangani kekerasan yang terjadi pada ibubdan bayi pasca melahirkan. Ada tiga kondisi emosional yang mungkin terjadi pada ibu pasca melahirkan, baby blues, pospartum depression dan pospartum psikosis. Dukungan suami dan keluarga sangat dibutuhkan. Karenanya beliau juga menghimbau agar diaktifkan kembali kafe ibu dengan inovasinya yangbada di GSIB kelurahan dan mendukung para suami untuk menjadi family man. Acara dibuka oleh Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Surakarta Selvi, M.Kes.